Laman

Rabu, November 30, 2011

Untuk Apa Hidup?

Sudah sewajarnya manusia hidup mengalami perubahan. Entah itu karena lingkungan yang memberikan dampak kekita, ataukah perubahan itu suatu bentuk dari ikhtiar mencapai impian kita sendiri. Di masa transisi yang dirasakan dari seorang penuntut ilmu 'mahasiswa' menjadi seorang 'pekerja' setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda.

Dari kecil kita diajarkan untuk menuntut ilmu agar kelak menjadi orang. Orang disini orang standart, punya kerjaan, punya rumah, kendaraan dan punya keluarga yang sejahtera.

Pernah dimasa perjalanan menjadi seorang mahasiswa, "untuk apa hidup ini?". Secara sederhana dari kecil belajar berjalan, belajar ngomong, menuntut ilmu dari TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, Bekerja, Nikah, Ibadah, Mati. Didalam perjalanan tersebut jika tidak ada nilai-nilai yang kita pegang dan dijunjung tinggi tentulah hidup ini hanya semacam matarantai kehidupan hidup dan mati.

Berbeda dengan orang mengetahui nilai-nilai yang dijunjung tinggi seperti Nilai Kejujuran, Persahabatan, kasih sayang. Mereka menjalani hidup yang penuh warna dan berarti.

Dari pertanyaan itu, saya terus mencari, mulai dari baca-baca buku berbau agama sampai buku-buku barat. hingga akhirnya saya nemu buku yang penulisnya Bapak Ary Ginanjar, yaitu mengenai ESQ. apa itu ESQ?

ESQ merupakan kependekan dari Emotional Spiritual Quience. Yang dalam penjelasannya adalah menggabungkan kecerdsasan yang dimiliki manusia dari Intelegent, Emotional dan Spritual.

Inti dari buku itu yang saya dapatkan adalah manusia hidup didunia ini agar bisa bermanfaat. Entah untuk Mahluk ataupun alam.

Dimana selanjutnya dikaitkan dengan perkerjaan. Bagaimana agar kita memiliki perkejaan yang kita suka, berpenghasilan, bisa beribadah, dan juga bermanfaat.

Setiap orang memiliki panggilan kerja yang berbeda. namun hal itu harus kita gali dan cari dari dalam diri kita sendiri.

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar untuk postingan ini, semoga tulisan Anda membangun perkembangan Blog ini. terimakasih.